Alasan Menteri Trenggono Ngaku Sulit Selidiki Pemilik Pagar Laut Tangerang

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Logo Indonesia Maju Logo Kemnaker Logo PUPR Logo VIU Logo detikai.com.co.id Siapa

  • Berita

  • Politik

Kamis, 23 Januari 2025 - 15:01 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di DPR Terkait Pagar Laut

Sumber :

  • detikai.com.co.id/M Ali Wafa

Photo Mini 1 Photo Mini 2

Jakarta, detikai.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono berkilah pihaknya tetap menyelidiki pemilik pagar laut di Tangerang, Banten. Dia menyebut proses identifikasi pelaku tidak mudah dan memerlukan waktu.

"Hingga hari ini, kami tetap dalam proses penyidikan. Tuntutan masyarakat jelas, mau mengetahui siapa nan memasang pagar tersebut, tapi tidak mudah," kata Trenggono saat rapat dengan Komisi IV DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2025.

Trenggono bilang pihaknya sudah dapat beberapa petunjuk mengenai dugaan pemilik pagar laut. "Namun, tetap kudu memanggil pihak-pihak mengenai untuk memastikan kebenarannya," jelas Trenggono.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di DPR Terkait Pagar Laut

Photo :

  • detikai.com.co.id/M Ali Wafa

Dia juga mengakui pengawasan jadi tantangan besar bagi kementeriannya lantaran keterbatasan perangkat dan teknologi. 

"Kami sebenarnya sudah mengusulkan untuk mempunyai sistem digital surveilans, tapi hingga sekarang belum terealisasi," ujarnya.

Menurut dia, masalah itu tak sepenuhnya berada di bawah kewenangan KKP. Pengawasan di ruang laut juga melibatkan pemerintah wilayah dan stakeholders lainnya.

"Kami sudah sering berkoordinasi dan saling memahami bahwa izin alias publikasi apapun mengenai ruang laut tidak boleh dilakukan sembarangan. Namun, pelanggaran tetap terjadi," kata Trenggono.

Pun, dia menambahkan kasus pagar laut di Tangerang bukanlah satu-satunya. Sebelumnya, KKP juga sudah menghentikan 196 kasus serupa mengenai pembangunan di ruang laut. 

"Kejadian seperti ini sebenarnya sudah sering terjadi di beragam wilayah Indonesia. Ke depan, kami berkomitmen untuk meningkatkan sistem dan koordinasi pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya

"Kami sudah sering berkoordinasi dan saling memahami bahwa izin alias publikasi apapun mengenai ruang laut tidak boleh dilakukan sembarangan. Namun, pelanggaran tetap terjadi," kata Trenggono.

Halaman Selanjutnya

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

 Pak Menteri Tunjukin Dong Kesaktianya

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono diminta menunjukkan kesaktiannya, dalam mengatasi masalah pagar laut di Tangerang. Komisi IV DPR setuju pembongkaran

Megawati Rayakan Ultah ke-78 di Batu Tulis Bogor, Puan hingga Hasto Hadir

Seluruh simpatisan, anggota, dan kader PDIP menyampaikan selamat ultah ke-78 kepada Megawati.

Rapat dengan Menteri Trenggono, DPR Cecar Juga Soal Dugaan Reklamasi di Perairan Surabaya-Sidoarjo

Meski pagar laut di Tangerang telah dibongkar, tetap kudu ada penegakan norma nan tegas agar dapat menjerat pelaku utama.

Prabowo Khusyuk Mencatat Pesan Prof Emil Salim, Begini Bunyinya

Presiden Prabowo Subianto terlihat intens mencatat pesan-pesan nan diberikan mantan Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PPLH) Prof Emil Salim.

Gerindra Sampaikan Selamat Ulang Tahun ke Megawati Soekarnoputri, Didoakan Selalu Sehat

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan selamat ulang tahun kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Megawati hari ini tepat berumur 78 tahun

Rapat Dengan Menteri Kelautan, Komisi IV DPR Desak Ungkap Dalang Pemasangan Pagar Laut

Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T Danaparamita mendesak Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, untuk mengungkap dalang pemasangan pagar laut di Tangerang.

Logo VLIX

Header bg

Terpopuler

 Oligarki Biadab!

Said Didu terjun langsung dalam tindakan pembongkaran pagar laut nan terletak di perairan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang

Setelah Laut Sidoarjo, Kini Laut Sumenep Bersertifikat Juga?

Persoalan Sertifikasi Laut dan Penolakan Reklamasi di Desa Gersik Putih, Sumenep.

Alat Vital Bocah Ini Melepuh Tersiram Air Panas di Pesawat, Orang Tua Tuntut Maskapai

Seorang bocah berusia 7 tahun berinisial AMS mengalami luka bakar serius akibat tumpahan air panas di penerbangan Batik Air ID6288 rute Jakarta-Makassar.

Rumah di Menteng nan Digeledah KPK Terkait Harun Masiku, Ternyata Milik Djan Faridz

KPK geledah sebuah rumah mewah di Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu malam mengenai kasus Harun Masiku, rupanya milik Wantimpres Djan Faridz

Selebgram Aceh Khilaf Ngaji Diiringi Musik DJ, Deretan Fakta Tewasnya Pensiunan TNI Eks BIN

Sejumlah tulisan kanal News jadi perhatian pembaca detikai.com sepanjang Rabu kemarin. Salah satunya pengakuan selebgram Aceh nan khilaf ngaji diiringi mudik DJ.

Selengkapnya

Partner

img_title

Jadikan Imlek lebih berkesan dengan hampers gadget unik! Temukan 5 rekomendasi gadget terbaik nan praktis, stylish, dan penuh makna untuk Tahun Baru

img_title

Kasus dugaan pungutan liar (pungli) kembali mencoreng bumi pendidikan di Indonesia. Kekinian, perihal itu ditemukan di SMKN 3 Depok, Jawa Barat. Modusnya pun beragam

img_title

Di Bulan Januari 2025, Honda kembali memperbarui nilai resmi OTR Jakarta untuk seluruh lini motor matic-nya. Berikut daftar nilai selengkapnya

img_title

Apple MacBook Pro M4 Max datang dengan chip M4 Max nan powerful, layar Liquid Retina XDR, kamera Center Stage, dan baterai tahan 24 jam untuk mendukun

Selengkapnya

Isu Terkini

whatsapp-logo

Selengkapnya