Arus Balik Di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Meningkat

Sedang Trending 17 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

detikai.com

Jumat, 04 Apr 2025 09:35 WIB

PT. ASDP Indonesia Ferry mencatat peningkatan jumlah pemudik dari Pulau Jawa ke Bali lewat  Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Ilustrasi pelabuhan Gilimanuk. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

Jakarta, detikai.com --

PT. ASDP Indonesia Ferry mencatat peningkatan jumlah pemudik dari Pulau Jawa ke Bali lewat Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana di masa arus kembali Lebaran 2025.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengatakan pada H+1 Idulfitri, total penumpang nan menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk mencapai 37.943 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah itu meningkat 24,3 persen dibanding periode nan sama tahun lalu," kata Ferry seperti diberitakan Antara, Jumat (4/4).

Ia mengatakan untuk melayani jasa penyeberangan di Selat Bali pihaknya mengerahkan 32 unit armada kapal. Ferry juga menjelaskan dengan sistem keberangkatan pemudik nan teragendakan di lebaran tahun ini, kepadatan di pelabuhan relatif lebih bisa ditekan.

"Lewat pembelian tiket online, kehadiran pemudik di pelabuhan lebih teragendakan sehingga antisipasi pengaturan bisa dilakukan lebih baik," katanya.

Sistem tersebut pun bakal diterapkan saat arus balik. Penumpang menjadwalkan waktu keberangkatan saat membeli tiket kapal secara online.

Untuk menghindari semua kendaraan pemudik menumpuk ke arah pelabuhan, disediakan lokasi-lokasi penampungan di Ketapang maupun Gilimanuk.

"Di seluruh pelabuhan diterapkan delaying sistem termasuk untuk penyeberangan Selat Bali. Di Ketapang sudah disiapkan sejumlah letak untuk menampung kendaraan, demikian juga di Gilimanuk," katanya.

Ia menjelaskan di wilayah Ketapang kendaraan penumpang diarahkan masuk ke Grand Watudodol dan dermaga Bulusan, sementara kendaraan peralatan diarahkan ke Lapangan Sepak Bola Areba dan Terminal Sritanjung.

Sedangkan di Gilimanuk, letak untuk mendukung delaying system adalah Terminal Kargo dan Terminal Bus Gilimanuk untuk kendaraan penumpang dan Jembatan Timbang Cekik untuk kendaraan barang.

"Untuk kelancaran arus balik, kami terus berkoordinasi dengan beragam pihak. Kami memastikan kesiapan kapal, optimasi operasional, serta pengelolaan antrean kendaraan agar perjalanan arus kembali melangkah lancar," katanya.

(yoa/end)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya