ARTICLE AD BOX
detikai.com, Jakarta Direktur Bisnis Fasilitas Jalan Tol PT Jasamarga Related Business (JMRB) Bimo Esmunantyo memaparkan, adanya lonjakan visitor di sejumlah rest area saat arus kembali lebaran 2025.
Dia menuturkan, sejumlah rest area mengalami peningkatan visitor nan cukup signifikan. Di mana, dari info pada 2 April, adanya lonjakan visitor khususnya jalur arus kembali lebaran nan mengarah ke Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).
"Mulai terjadi peningkatan visitor rest area yang berada di jalur menuju Jakarta seperti Travoy 88B Purbaleunyi, Travoy 389B Semarang-Batang, Travoy 519B dan Travoy 538B Solo-Ngawi," kata Bimo dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).
Selain itu, selain menuju Jabodetabek, pada wilayah Jawa Timur juga mulai ada peningkatan visitor di Rest Area Travoy 66A Pandaan-Malang. Karena itu, pihaknya mengimbau agar pemudik agar mengoptimalkan waktu rehat dengan tetap memperhatikan kapabilitas rest area serta beristirahat secara bergantian.
"Kami mengimbau kepada para pemudik, untuk dapat mengoptimalkan waktu beristirahat di rest area, perihal ini dilakukan guna memberi kesempatan pada pengguna jalan lain nan mau beristirahat di serta mencegah rest area adanya penumpukan kendaraan," paparnya.
"Sebagai langkah antisipasi dan atas diskresi Kepolisian, PT JMRB bakal memberlakukan skema buka-tutup rest area andaikan terjadi kepadatan nan signifikan. Hal ini, bermaksud untuk menjaga kelancaran arus lampau lintas di jalan tol serta kenyamanan bagi pengguna jalan," sambungnya.
Lakukan Persiapan Khusus Hadapi Arus Balik Lebaran
Di sisi lain, Bimo menuturkan, PT JMRB juga telah melakukan persiapan unik guna mengawal puncak arus kembali nan diprediksi terjadi pada 5 hingga 6 April 2025.
"Dari sisi keamanan, Rest Area Travoy telah bekerja sama dengan Polres setempat guna mendirikan Posko Kepolisian. Serta, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan wilayah guna menyediakan Posko kesehatan," imbuhnya.
Tak hanya itu, Bimo menambahkan, pihaknya juga telah menambah personel keamanan dan kebersihan di seluruh rest area. Serta, menyiapkan alur lampau lintas di rest area sebagai upaya memecah kepadatan.
"Kami juga telah bekerja sama dengan PT Pertamina Niaga mengenai kesiapan stok BBM di rest area hingga menyiagakan SPBU Modular dan motorist bilamana terdapat mobil nan mogok di ruas jalan tol," pungkasnya.
685.079 Unit Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek
Jasa Marga mencatat sebanyak 685.079 unit kendaraan pemudik telah kembali ke wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama.
Data itu dihimpun sejak H+1 hingga H+2 Lebaran Idul Fitri 1446 H dari GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).
"Total volume lalin nan kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 32,4% jika dibandingkan lalin normal (517.468 kendaraan)," kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana dalam keterangannya, Jumat (4/5/2025).
Lisye melaporkan, kebanyakan kendaraan datang dari arah timur, ialah Trans Jawa dan Bandung. Angkanya, mencapai 343.427 unit kendaraan alias secara persentase 50,1% persen.
Sementara itu, sisanya 181.344 kendaraan masuk dari arah barat (Merak), dan 160.308 kendaraan dari arah Selatan (Puncak).
Menurut Lisye, peningkatan arus kembali paling terlihat di Gerbang Tol Cikampek Utama, nan mencatat lonjakan 77,9% dari lampau lintas normal. Tidak hanya itu, lampau lintas dari Bandung melalui GT Kalihurip Utama juga naik 50,6 %.
4 Gerbang Tol Utama
Lebih lanjut, Lisye menjelaskan pada H+2 libur Idul Fitri 1446H, lampau lintas nan kembali ke Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat 229.085 kendaraan, meningkat sebesar 77,8% dari lampau lintas normal.
"Pada periode H+2 libur Lebaran 1446H (Kamis, 3 April 2025) Jasa Marga mencatat lampau lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung, untuk di GT Cikampek Utama sebanyak 73.214 kendaraan meningkat 195,5% dari lalin normal (24.776 kendaraan) serta GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan sebanyak 55.169 kendaraan meningkat 104,7% dari lalin normal (26.943 kendaraan). Untuk kendaraan dari arah Selatan melalui GT Ciawi tercatat 48.052 kendaraan meningkat sebesar 64,1% dari lalin normal (29.287 kendaraan) dan kendaraan dari arah Barat melalui GT Cikupa tercatat 52.650 kendaraan meningkat 10,1% dari lalin normal (47.828 kendaraan)", ujar Lisye
Lisye mengimbau pemudik untuk mengatur agenda kepulangan demi menghindari puncak arus kembali nan diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Dia juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kesiapan perjalanan.
"Patuhi rambu dan pengarahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam mematuhi peraturan berkendara di jalan tol. Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat bergantian dengan pengguna jalan nan lain," ucap dia.