Polisi Larang Warga Konvoi Malam Takbiran, Cegat Perbatasan Jakarta

Sedang Trending 2 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

detikai.com

Sabtu, 29 Mar 2025 16:40 WIB

Polda Metro Jaya melarang penduduk melakukan konvoi di malam takbiran jelang Lebaran 1446 H di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Ilustrasi. Polda Metro Jaya melarang penduduk melakukan konvoi di malam takbiran jelang Lebaran 1446 H di wilayah Jakarta dan sekitarnya. (CNNIndonesia.com/Feri Agus)

Jakarta, detikai.com --

Polda Metro Jaya melarang penduduk melakukan konvoi di malam takbiran jelang Idulfitri 1446 H di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Konvoi dilarang ya, jika mereka mau aktivitas rutin enggak ada masalah, tapi jika sudah melakukan pawai, melakukan hal-hal nan membahayakan dirinya dan orang lain bakal kita amankan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman kepada wartawan, Sabtu (29/3).

Tak hanya konvoi sepeda motor, Polda Metro Jaya juga melarang penduduk untuk melakukan pawai menggunakan bus alias kendaraan bak terbuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu juga bakal kita tertibkan, mereka disuruh berada di lingkungan masing-masing tapi jika mereka membahayakan, bak terbuka bakal kita ingatkan enggak boleh. Ya kita paksa diturunkan untuk kembali ke tempat masing-masing," tutur Latif.

Disampaikan Latif, sebanyak 2.500 personel campuran untuk mengamankan aktivitas malam takbiran di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Nantinya, personel itu juga bakal ditempatkan di sejumlah titik perbatasan Jakarta untuk mencegah penduduk dari wilayah penyangga melakukan konvoi malam takbiran ke Jakarta.

Latif menyebut jika ada penduduk nan kedapatan melakukan konvoi malam takbiran ke Jakarta bakal langsung diputar kembali untuk kembali ke wilayahnya.

"Tentunya bakal kita lakukan beberapa penyekatan, jadi orang Bekasi ya di Bekasi saja, orang Depok di Depok saja, orang Tanggerang di Tanggerang saja. Bukannya enggak boleh tapi jika mereka dalam keadaan berkelompok itu menimbulkan mudaratnya kan gitu," tutur Latif.

"Oleh karena itu kelak titik-titik seperti Kalimalang, untuk Depok di PGC ya PGC, terus nan dari Tanggerang di Daan Mogot di Kalideres bakal kita lakukan istilahnya bukan penyekatan apa ya untuk pengamanan," imbuhnya.

(dis/isn)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya