Hindari Kemacetan Puncak Arus Balik, Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal Dan Manfaatkan Diskon Tol

Sedang Trending 17 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

detikai.com, Jakarta - Puncak arus kembali Lebaran 2025 diperkirakan bakal terjadi antara tanggal 5 hingga 7 April mendatang, dengan prediksi terkuat pada tanggal 6 April. Prediksi ini disampaikan oleh beragam pihak, termasuk Jasa Marga selaku pengelola tol dan Korlantas Polri.

Diperkirakan pada periode tersebut bakal menjadi waktu terpadat bagi arus kendaraan nan kembali ke kota-kota besar setelah libur Lebaran Idul Fitri 1446 H.

Pemerintah dan pihak berkuasa telah mempersiapkan beragam strategi untuk mengantisipasi dan mengurangi kemacetan selama puncak arus balik. Salah satu langkah nan diambil adalah penerapan sistem 'one way' (satu arah) dan 'contraflow' (pengalihan arus lampau lintas ke jalur berlawanan) secara situasional, nan diharapkan bisa membantu kelancaran arus lampau lintas.

Selain itu, Tol Fungsional Jakarta-Cikampek II Selatan juga dibuka untuk pertama kalinya guna mengurangi kepadatan di jalur utama. Meskipun beragam upaya telah dilakukan, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa puncak arus balik tetap berpotensi menimbulkan kemacetan nan signifikan.

Strategi Mengurangi Kemacetan Arus Balik

Selama puncak arus balik, sistem 'one way' nasional direncanakan bakal diberlakukan dari Gerbang Tol Kalikangkung menuju Jakarta jika volume kendaraan mencapai 3.300 unit. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi kepadatan akibat tingginya volume lampau lintas nan terjadi di jalur tersebut.

Direktur Operasional ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan, Rinaldi, juga mengimbau pemudik untuk pulang lebih awal dan menghindari periode nan diprediksi menjadi puncak arus balik. “Kami mengimbau pemudik untuk dapat pulang lebih awal dan menghindari periode nan diprediksi menjadi puncak arus balik,” ujar Rinaldi.

Sejak Kamis, 3 April 2025 pukul 16.25 WIB, rekayasa lampau lintas one way telah diberlakukan di KM 188 Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama. Pengguna jalan tol diimbau untuk memperhatikan pemisah kecepatan maksimal di jalan tol luar kota nan ditetapkan 100 km/jam dan menjaga jarak kondusif dengan kendaraan lain.

Diskon Tarif Tol dan Kesiapan Infrastruktur

ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan juga memberlakukan potongan nilai tarif tol sebesar 20 persen mulai Kamis, 3 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga Sabtu, 5 April 2025 pukul 05.00 WIB. Diskon ini bertindak bagi pengguna jalan tol nan melakukan perjalanan terus menerus dari Semarang menuju gerbang tol Cikampek Utama.

“Harapannya melalui pemberlakuan rekayasa lampau lintas one way oleh pihak kepolisian serta penerapan potongan nilai tarif, menjadi langkah nan efektif untuk mengantisipasi penumpukan volume kendaraan pada puncak arus balik,” kata Rinaldi. Dengan adanya potongan nilai ini, diharapkan pemudik dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk pulang lebih awal.

Memasuki periode arus balik, peningkatan arus lampau lintas di ruas tol Cikopo–Palimanan mulai terlihat. ASTRA Tol Cipali telah memastikan kesiapan prasarana jalan, penyiagaan petugas, serta kesiapan sarana prasarana di rest area untuk menyambut kembalinya masyarakat selepas mudik lebaran.

Pentingnya Memantau Informasi Lalu Lintas

Pemudik diimbau untuk memantau info lampau lintas secara berkala dan mempertimbangkan untuk melakukan perjalanan sebelum alias setelah puncak arus kembali jika memungkinkan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat agar perjalanan menjadi lebih kondusif dan nyaman.

Selain itu, pemudik juga perlu memastikan kecukupan bahan bakar untuk menghindari hambatan di tengah perjalanan. Di ruas tol Cikopo–Palimanan, pemudik dapat memanfaatkan rest area di beberapa titik untuk melakukan pengisian bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan.

Rest area nan dapat digunakan antara lain KM 166 A, KM 164 B, KM 130 A dan B, KM 102 A, KM 101 B, serta KM 86 A. Dengan persiapan nan matang dan mematuhi imbauan nan ada, diharapkan perjalanan arus kembali dapat berjalan lancar dan aman.

Selengkapnya