Urai Kepadatan, Jasa Marga Berlakukan Contraflow Km 55 Sampai Dengan Km 47 Di Ruas Jalan Tol Jakarta-cikampek

Sedang Trending 23 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

detikai.com, Jakarta PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) atas dikresi pihak Kepolisian, memberlakukan contraflow di Km 55 sampai dengan Km 47 arah Jakarta ruas  Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 20.57 WIB.

"Saat ini volume lampau lintas kendaraan arah Jakarta pada Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek terpantau mulai meningkat," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya, Rabu (2/4/2025).

Karena itu, pihaknya mengimbau bagi pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, dan mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol.

"Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya, BBM dan saldo duit elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan pengarahan petugas di lapangan," ujar Ria.

Dia juga mengungkapkan, para pengguna jalan tol bisa memperbarui info perjalanan dalam beragam platform nan disediakan pihaknya.

"Pengguna jalan tol juga dapat memperbarui info perjalanan dengan mengunduh aplikasi Travoy 4.5, serta hubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 14080 untuk mendapatkan info lampau lintas terkini," kata Ria.

Promosi 1

Jasa Marga Siapkan Jalur Alternatif untuk Arus Balik Lebaran

Arus mudik Lebaran 2025 melangkah relatif lancar. Berdasarkan info nan dirilis Jasa Marga hingga Minggu, 30 Maret 2025 pagi, tercatat lebih dari 1,6 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta, meningkat 0,9 persen dibandingkan periode nan sama tahun lalu. 

Guna mengantisipasi kepadatan saat arus balik nanti, Jasa Marga menyiapkan jalur fungsional di Tol Jakarta-Cikampek  (Japek) II Selatan sebagai pengganti bagi pemudik nan kembali keperantauan.

Jalur ini bermaksud untuk mengurangi kepadatan di Simpang Dawuan Km 66 Tol Jakarta-Cikampek.

Corporate Communication dan Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan, tersedia lebih dari 32 km jalur fungsional ini nan rencananya dipersiapkan mulai 2 April 2025 untuk arus balik Lebaran.

“Dipersiapkan hanya unik untuk golongan I, kendaraan non-bus dan non-truck dipersiapkan untuk bisa dilewati di jalur fungsional ini dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB,” kata Lisye kepada wartawan dalam aktivitas Site Visit kesiapan jalur fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Minggu (30/3/2025). Demikian seperti dilansir dari Kanal Bisnis detikai.com. 

Kurangi Beban Lalu Lintas

Pada kesempatan nan sama, Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator, Yoga Tri Anggoro, menjelaskan jalur fungsional ini juga dapat membantu mengurangi beban lalu lintas di Km 66 dan sekaligus memberikan efisiensi biaya perjalanan bagi pengendara.

“Bantu melalui jalur ini, itu juga bakal bisa mempersingkat waktu perjalanan dan juga sebetulnya jika dari sisi tarif, ini lebih murah,” jelasnya.

Pemudik bisa memilih rute biasa melalui Cipularang hingga Japek dan keluar di Kalihurip Utama (Kalitama) dikenakan tarif tol sebesar Rp 27.000.

Namun, jika mereka memilih jalur fungsional Japek II Selatan dan keluar di Gerbang Tol Cibatu, tarifnya hanya Rp 16.000.

"Karena memang tarif Japek per wilayah, semakin dekat ke Jakarta kan semakin kurang tarifnya. Tadi saya sampaikan, di Tol Kalitama itu ketemunya di Km 66 Japek, jika di Cibatu adalah Km 34," jelas Yoga. 

Selengkapnya