ARTICLE AD BOX
Madrid -
Pelatih Real Sociedad, Imanol Alguacil, menilai Real Madrid dibantu wasit untuk lolos ke final Copa del Rey. Ia kecewa dengan keputusan kontroversial wasit.
Madrid melaju ke final Copa del Rey usai menyingkirkan Real Sociedad di semifinal. Kepastian tersebut didapat usai Madrid bermain seri 4-4 setelah perpanjangan waktu pada leg kedua di Santiago Bernabeu, Rabu (2/4/2025).
El Real unggul secara agregat 5-4. Madrid bisa menang 1-0 di kandang Sociedad di leg pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah Madrid lolos ke final tak diraih dengan mudah pada leg kedua. Mereka sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Andre Barranetxea di menit ke-16.
Endrick kemudian bisa menyamakan kedudukan untuk Madrid pada menit ke-20. Pada babak kedua, tim tamu menjauh berkah bunuh diri dari David Alaba dan gol Mikel Oyarzabal.
Madrid bangkit dengan mencetak dua gol hanya dalam rentang empat menit dari Jude Bellingham di menit ke-82 dan Aurelien Tchouameni di menit ke-86.
Namun gol kedua Mikel Oyarzabal di menit akhir waktu normal memaksakan laga ke perpanjangan wakti. Antonio Ruediger jadi penentu kelolosan Madrid ke final berkah golnya di menit ke-115 nan bikin laga berhujung 4-4 dalam 120 menit.
Pelatih Sociedad, Imanol Alguacil, jelas kecewa timnya kandas ke final meski timnya telah berupaya keras memberikan perlawanan ke Madrid. Apalagi gol ketiga Madrid nan diciptakan Tchouameni terbilang kontroversial.
Gol Tchouameni berasal dari sepak pojok. Kylian Mbappe berada dalam posisi offside dalam sebuah serangan nan berbuah sepak pojok nan mengawali gol Tchouameni.
Alguacil merasa jengkel bahwa timnya kerap kali dirugikan wasit baik di Cope del Rey alias sebelumnya di Liga Europa. Ia merasa dengan kualitas nan dimiliki Madrid harusnya mereka tak perlu berjuntai pada support wasit untuk ke final.
"Mereka menyingkirkan kami seperti mereka menyingkirkan kami di Liga Europa, dengan support di area nan kami minta berkarakter netral. Real Madrid tidak memerlukan support seperti ini lantaran mereka adalah tim besar dan mereka tidak membutuhkannya," Alguacil dikutip dari Relevo.
(pur/ran)