ARTICLE AD BOX
Jakarta, detikai.com --
Dua lukisan langka Raden Saleh nan belum pernah dipamerkan terjual setelah dilelang di rumah lelang Sotheby's Singapore pada akhir pekan lalu. Lelang itu juga bertepatan dengan Singapore Art Week 2025.
Lukisan pertama Raden Saleh nan terjual berjudul Lanskap Jawa: Pemandangan Merbabu dan Merapi. Lukisan itu sukses terjual dengan nilai Rp24,4 miliar dari taksiran mulai Rp11 miliar sampai Rp26 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukisan Lanskap Jawa: Pemandangan Merbabu dan Merapi dibuat Raden Saleh pada 1862 dan dilukis di atas kanvas berukuran 77 x 102 cm.
Kemudian, lukisan lain nan terjual ialah Lanskap Jawa: Pemandangan Talagabodas. Karya ini apalagi terjual dengan nilai dua kali lipat lebih tinggi dari taksiran awal nan berkisar Rp1,5 miliar hingga Rp3,3 miliar.
Lukisan cat minyak di atas kanvas berukuran 35,8 x 61 cm itu terjual dengan nilai Rp7,7 miliar setelah melewati 10 menit perang penawaran. Lanskap Jawa: Pemandangan Talagabodas itu menampilkan pemandangan Talagabodas pada abad ke-19.
Saleh Sjarif Boestaman namalain Raden Saleh adalah pelukis legendaris nan dikenal sebagai Bapak Seni Rupa Modern Indonesia. Ia menjadi pionir seni modern Indonesia lewat lukisan nan memadukan romantisme unik Eropa dengan komponen Jawa.
Lanskap Jawa: Pemandangan Talagabodas karya Raden Saleh menampilkan pemandangan Talagabodas pada abad ke-19. (dok. Sotheby's Singapore)
Diberitakan detikpop, Senin (20/1), Raden Saleh menjadi salah satu seniman pertama Asia nan mendapat kesempatan belajar secara ahli di Eropa. Ia menghabiskan beberapa tahun di Eropa pada 1820-an untuk belajar seni lukis.
Masa belajar di Eropa itu dihabiskan Raden Saleh dengan menimba pengetahuan di Belanda, Jerman, Prancis, Austria, hingga Italia. Raden Saleh juga sempat jadi pelukis istana kerajaan Belanda pada 1844.
Pengembaraan Raden Saleh di Eropa berhujung pada 1851 ketika dia pulang ke Hindia Belanda berbareng istrinya. Ia kemudian melanjutkan kiprahnya sebagai pelukis setibanya di Indonesia.
Lukisan Raden Salah banyak dipengaruhi karya-karya Delacroix, terutama selama dirinya tinggal dan berkarya di Prancis.
Raden Saleh juga dikenal dengan beberapa lukisan bersejarahnya, mulai dari Penangkapan Pangeran Diponegoro, Pemandangan Jawa, dengan Harimau nan mendengarkan Suara Pengembara, Enam Pengendara Kuda Mengejar Rusa, Perburuan Rusa, hingga Sebuah Banjir di Jawa.
[Gambas:Video CNN]
(frl/end)