ARTICLE AD BOX
detikai.com
Kamis, 03 Apr 2025 03:31 WIB

Jakarta, detikai.com --
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung diskresi Kepolisian hentikan rekayasa lampau lintas contraflow KM 55 s.d KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
"Setelah terpantau kondisi lampau lintas kendaraan normal, atas diskresi Kepolisian, PT JTT hentikan rekayasa lampau lintas contraflow KM 55 s.d KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pukul 23.34 WIB," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (3/4).
Saat ini kondisi lampau lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek telah kembali normal di kedua arah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol.
Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya, BBM dan saldo duit elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan pengarahan petugas di lapangan.
Sebagai informasi, PT JTT selaku pengelola ruas jalan tol Trans Jawa mengoptimalkan jasa operasional di dua gerbang tol utama, ialah Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang dan GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek dalam rangka mengantisipasi puncak arus kembali pada periode libur Hari Raya Idul Fitri1446 H / Lebaran 2025.
GT Kalikangkung menyiapkan total 27 titik transaksi nan bakal dibuka siaga selama periode arus kembali dan pada GT Cikampek Utama telah disiapkan tambahan 5 gardu di GT Cikampek Utama 8 nan bakal dioperasikan secara situasional ketika terdapat peningkatan lampau lintas pada arus balik.
Pada saat pemberlakuan rekayasa lampau lintas seperti one way terdapat total 36 titik transaksi di GT Cikampek Utama nan dapat dioperasikan untuk mendukung kelancaran arus lampau lintas. PT JTT senantiasa memastikan bahwa kondisi titik jasa transaksi berfaedah secara optimal.
Kesiapan gerbang dan gardu tol agar tetap optimal dalam menghadapi arus kembali libur Lebaran 2025.
Selain optimasi pada gerbang tol, telah dilakukan juga pelebaran pada Ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci di KM 207+010 s.d KM 209+010.
Hal ini untuk meningkatkan kapabilitas jalan dan mengantisipasi potensi kepadatan di rest area terutama di Rest Area KM 207 A dan Rest Area KM 208 B.
(wiw)
[Gambas:Video CNN]