ARTICLE AD BOX
Jakarta, detikai.com- Penempatan biaya perbankan di instrumen Surat Berharga Negara disebut Ekonom Senior, Aviliani dipengaruhi sejumlah aspek termasuk mengenai pertumbuhan kredit.
Di awal tahun dimana secara historis angsuran condong tumbuh melambat perbankan banyak membeli SBN namun saat angsuran meningkat maka penempatan likuiditas di SBN bakal dikurangi.
Selain itu Aviliani juga menyoroti kondisi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPT) nan tumbuh melambat dibanding angsuran dalam 5-6 tahun. Oleh lantaran itu krusial mendorong instrumen perbankan untuk meningkatkan likuiditas dan menarik DPK.
Seperti apa ahli ekonomi memandang kondisi likuiditas perbankan? Selengkapnya simak perbincangan Shinta Zahara dengan Ekonom Senior sekaligus Ketua Bidang Pengkajian dan Pengembangan PERBANAS, Aviliani dalam Power Lunch,CNBCIndonesia (Jum'at, 21/03/2025)