Arus Balik Lebaran Meningkat, Polri Terapkan One Way Lokal Dan Nasional

Sedang Trending 18 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

detikai.com, Jakarta - Korlantas Polri bakal menerapkan rekayasa lampau lintas berupa one way lokal dari KM 188 hingga KM 70 saat arus balik Lebaran 2025. Kemudian, rekayasa lampau lintas dilanjutkan dengan contraflow dari KM 70 hingga KM 47 di ruas tol Jakarta-Cikampek.

"Nanti bakal mungkin 1- 2 jam ke depan itu bakal kita berlakukan one way lokal dari KM 188 ke KM 70 namun untuk menerima one lokal Itu tentunya di KM 70 sampai KM 47 sepanjang Cikampek itu kudu kita persiapkan dulu tempatnya wadahnya sehingga tidak ada ketersendatan," jelas Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso dikutip dari siaran pers, Kamis (3/4/2025).

Dia menyampaikan setelah pukul 12.00 WIB jumlah kendaraan dari Palikanci sudah mengalami peningkatan mencapai 3.500 kendaraan. Untuk itu, Korlantas telah mempersiapkan pengaturan lampau lintas untuk menerima kendaraan nan masuk ke Jakarta.

"Di atas jam 12.00 tadi di traffic counting nan ada di Palikanci itu sudah kurang seri jadi nan masuk ke arah Jakarta itu sudah sekitar 3.500-an. Namun nan keluar itu sudah 1500-an," ujarnya.

"Sehingga kita sudah langsung persiapan untuk menerima arus lampau lintas nan dari arah timur ke Jakarta," sambung Slamet.

Promosi 1

Pantau Rest Area

Selain rekayasa lampau lintas, Korlantas juga melakukan pemantauan terhadap rest area melalui sistem monitoring Command Center. Jika terjadi kepadatan d rest area, petugas bakal menutup dan mengalihkan ke rest area berikutnya.

"Di rest area kami juga sudah mempersiapkan diri kita hitung di command center ini dengan rest area monitoring system sehingga jika memang ada kepadatan seluruh petugas baik itu dari petugas rest area kepolisian dan petugas dari Jasa Marga dan sebagainya untuk segera menutup rest area tersebut untuk kita alihkan ke jalur rest area nan lain," tutur Slamet.

Puncak Arus Balik 6-7 April

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memprediksi puncak arus kembali bakal terjadi pada 6-7 April 2025 (H+5 dan H+6 Lebaran). Diperkirakan sebanyak 31,4 juta orang alias sekitar 21,5% dari total pemudik bakal melakukan perjalanan kembali pada periode tersebut, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pasca Idul Fitri.

Prediksi ini didasarkan pada info pergerakan masyarakat tahun-tahun sebelumnya, survei daring, dan beragam aspek nan memengaruhi mobilitas selama periode Lebaran. Baik Kemenhub maupun Polri telah melakukan beragam persiapan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus balik, termasuk penyediaan posko dan penambahan personel di lapangan.

Pemerintah telah menyiapkan beragam strategi untuk memastikan kepulangan pemudik melangkah lancar, aman, dan nyaman. Selain prediksi puncak arus balik, beragam upaya telah dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan hambatan lainnya. Hal ini termasuk peningkatan pengawasan di jalur-jalur mudik dan balik, serta koordinasi antar lembaga mengenai untuk memastikan pelayanan optimal bagi pemudik.

Selengkapnya